Nostalgia

 

Nostalgia - Devina Genesia


Membaca kembali email-email lama membangkitkan kenangan yang bikin sadar kalau masa dulu sangat menyenangkan. Efek akun email mulai penuh, alhasil buka-buka email lama untuk menghapusnya. Ketemu email-email saat masa kuliah, magang, awal kerja, persiapan married, bahkan sampai masa kini. Sadar kalau prosesnya cukup lama dan merasa kangen untuk mengenang masa-masa dulu. Membaca email yang dikirimkan atau diterima, membuka file attachment yang ada, melihat percakapan satu sama lain atau membaca dokumen yang dibuat semasa itu, merasa waahh semua itu pernah terjadi dan dialami. Nyatanya email itu menjadi bukti kenangan yang kadang terlupakan. Mungkin kalau akun tidak penuh, saya belum tentu akan membaca email lama. Sepertinya akan terlupakan begitu saja. Ketika membacanya kembali, merasa masa-masa itu sungguh melelahkan tapi bikin kangen. Baca email pembahasan materi kuliah serasa dulu itu susah sekali untuk mengerjakan tugas-tugas yang ada. Sekarang masa-masa itu malah jadi kenangan dengan segala kerepotan yang pernah dialami.

Momen nostalgia menjadi pengingat apa saja yang sudah dialami. Kadang momen itu diingat melalui foto / video  yang kita simpan. Lupa bahwa hal itu bisa di kenang melalui media apa saja. Saya jadi membayangkan betapa dulu pusing dan sibuknya mengurus ini itu, merasa lelah dan tidak sanggup. Nyatanya setelah bertahun-tahun terlewati, momen itu nyaris saya lupakan. Menjadi bagian dari proses kehidupan yang sudah dilalui, namun tidak saya gubris untuk dikenang. Saya menjadi sadar bahwa apa yang dulu kita hadapi, merasa diri ini tidak mampu, merasa lelah dengan kehidupan yang ada, nyatanya setelah bertahun-tahun kemudian diri ini masih bisa berdiri kokoh. Bahkan muncul hal lainnya yang di hadapi dan merasa lebih sulit daripada yang dulu dialami. 

Ternyata mengingat kenangan lama tidak sepenuhnya buruk, bahkan ada juga yang lucu dan bikin ketawa. Membaca obrolan dengan teman, melihat foto-foto lama, merasa "Waah ternyata dulu gw begitu yaa" 🤣 Membaca dokumen-dokumen lama, langsung ngerasa "Waah dulu gw bisa kerjain kaya gitu yaa. " Ada sisi merasa bangga atas pencapaian-pencapaian yang sudah dilalui. Ada sisi merasa bangga atas semua kelelahan, air mata, stres, dll yang mampu di lewati. Nyatanya semua kenangan itu bikin motivasi untuk menjalani kesempatan hidup ini dengan lebih produktif. Jika dilihat masa itu, mungkin merasa lelah, stres, menangis, marah dsb. Namun pelan-pelan di lewati satu per satu. Sekarang pun dengan segala kelelahan, stres, atau masalah yang mungkin sedang dialami, harusnya bisa juga untuk di lewati.

Bersyukur untuk masa kini yang terasa lebih baik. Bersyukur untuk diri ini yang terasa lebih dewasa. Bersyukur untuk setiap hal yang saat ini dialami dan dijalani. Semua yang mungkin tidak enak pada awalnya, akan menjadi kenangan yang menyadari bahwa diri ini ternyata hebat juga ya bisa melaluinya.

Nyatanya mengenang sesuatu dalam konteks nostalgia tidak selalu buruk. Mungkin memang harus ada momen tersebut di waktu-waktu tertentu untuk memberikan motivasi dalam menjalani proses saat ini. Menyadari bahwa semakin bertambahnya usia terkadang ada rasa malas untuk mendokumentasikan sesuatu. Namun, itu perlu juga untuk bisa di lihat beberapa tahun kedepan.

Btw, momen nostalgia apa yang pernah kalian lakukan? 😉




7 comments

  1. I feel you... Kadang juga jadi malu dan geli sendiri saat momen dari masa lalu hadir kembali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa ada momen ngerasa "kok dl gw begitu amata yaa" hhhee.. tapi yaa kaya flashback ajaa masa-masa ituuu yaa kak.

      Delete
  2. Kirim peluk untuk Ci Devina karena telah berhasil berdiri sampai saat ini 🫂🫂🫂

    Aku paling sering nostalgia lewat foto dan kartu ucapan yang aku simpan 😆. Nostalgia selalu membawa perasaan yang mixed untukku, Ci. Di satu sisi kangen, hangat, lucu karena ketawain kebodohan di masa lalu, di satu sisi malah sedih 😂. Tiap kali nostalgia, apalagi kalau ke masa SMA, rasanya kangen banget + sedih ketika sadar kalau masa-masa itu nggak akan pernah bisa diputar kembali 😭. Kadang teman-teman yang difoto juga udah nggak tahu kabarnya gimana, jadi bikin mixed feeling juga 😂.

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasihhh liaaaa 🤗🤗

      Betul liii, mixed feeling bangeeet. Apalagi yang uda lost contact waah padahal dlu kaya deket tapi tiba2 jadi ga tahu kabar masing-masing. Tapi makin kesini ada masa yang seperti itu yaaa liii.. Cuma bisa di kenang ajaa momen kaya gituu.

      Delete
  3. aku pernah iseng juga ngecek emailku dari tahun pertama dibuat, dan ternyata ada beberapa file yang masih belum kehapus,seperti waktu chat-chatan sama sohib zaman kuliah
    terus kadang aku diingetin sama facebook juga mbak, dulu pas peralihan dari friendster ke facebook, aku cukup aktif nulis status di FB, posting foto foto zaman kuliah. Dan aku sendiri udah lupa saking lamanya

    terus kapan hari tiba-tiba muncul notif dari FB, mengenai foto beberapa tahun silam. Yampun padahal aku sendiri lupa kalau pernah kalau pernah foto-foto disuatu tempat sama sohib-sohib aku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa beneer mbaa di FB kan suka muncul tuhh foto-foto lama yang uda pernah kita posting. Ngerasa kok jaman dlu pernah yaa foto gaya begitu dsb. Tapi jika di lihat sekarang malah jadi kaya kangen yaa momen-momen ituu hhhee..

      Delete
  4. Beneeer dev. Aku baru2 ini mulai mengedit tulisan lama di blog ku. Dari awal, masih seperempat jalan nih 😄. Tapi dari situ aku langsung kangeeeen banget ama masa2 saat makan di tempat itu atau pas traveling kesananya 😍. Kayak pengen balik. Pengen ulang makan lagi di sana. Jadi tahu juga kalo beberapa restoran udh permanen close.

    Tapi tulisannya ga akan aku apus, biarin aja ttp ada buat pengingat.

    Nostalgia yg semacam reuni aku malah kurang suka. Atau mungkin tergantung orang2nya siapa dulu yg dtg 🤣. Kalo ga deket, ya males.

    Lebih enak nostalgia dengan cara melihat tulisan lama, surat2, email atau foto.

    ReplyDelete

Halo, salam kenal!

Terimakasih ya atas kesediaannya untuk membaca tulisan ini. Boleh ditinggalkan komennya agar kita bisa berkomunikasi satu sama lain :)

Sampai berjumpa di tulisan-tulisan berikutnya.