Europe Trip (Part 4 - Belanda)

 


Perjalanan dari kota Brussel di lanjutkan menuju Belanda, tepatnya ke Amsterdam. Karena hari itu sudah menjelang malam jadi tidak banyak tempat yang bisa di eksplor. Kami lebih banyak keliling Amsterdam di hari esoknya. Kalau musim semi dan pergi ke Belanda, usahakan sisihkan waktu dan biaya untuk pergi ke Taman Bunga Keunkehof, Lisse. Ini merupakan tempat dimana kita bisa melihat hamparan bunga tulip yang sedang bermekaran. Ini menjadi ajang pameran tulip terbesar di tiap tahunnya. Karena waktu itu saya pergi di April, jadi mayoritas tulip-tulip sudah mulai bermekaran. Beragam warna dan bentuk bisa kita lihat dan itu memanjakan mata. Berjalan di taman bunga itu luaasssnyaaa minta ampun, sudah keliling serasa belum bisa mencapai ujungnya. Belum lagi angin yang ada disana supeer kencaaang. Pantas Belanda dikenal dengan negara Kincir Angin. Angin disana emang sangaaat kencang di bandingkan negara-negara lainnya.



Pertama kali lihat hamparan bunga tulip waahhh warnanya sangat indah. Sempat mikir ini ada yang palsu atau tidak yaa, tapi semuanya asli. Bentuknya juga macam-macam. Bahkan ada juga yang tidak hanya terdiri dari satu warna. Semuanya mekar dengan cantiknya. Berjalan di taman lihat bunga warna-warni sambil mendengarkan kicauan burung, serasa tenang sekali. Definisi healing yang sebenarnya. Kami pun duduk di salah satu kursi taman, melihat orang lalu lalang itu saja merasa tenang dan damai. Lihat hamparan hijau dengan beberapa warna warni indah sangat bikin mata tenang. Serasa lupa kalau kaki mulai pegal karena berjalan dan terus berjalan sampai bertanya ini ujungnya dimana. Saking luasnya taman ini.




Sepanjang jalan di kota Amsterdam juga banyak bunga tulip tumbuh dan bermekaran. Pergi di musim semi memang memberikan warna tersendiri karena banyaknya bunga yang bermekaran. Identik dengan kincir angin, rasanya ada yang kurang jika tidak mampir ke tempatnya berada. Jangan bayangkan bisa foto dengan nyaman dan serasa rapih, berfoto disana super butuh usaha ekstra. Angin yang kencang bikin rambut terbang kemana-mana, belum lagi kalau jalan serasa kedorong oleh angin. Waahh.. butuh baju yang tertutup biar serasa hangat saat kesana. Kincir anginnya berukuran besar dan semuanya bisa berputar dari angin yang meniupnya. Jadi bisa dibayangkan betapa kencangnya angin disana.


Kami juga mampir ke desa nelayannya yang bernama Volendam. Namanya desa nelayan maka makanan yang ada disana identik dengan hasil tangkapan laut. Saat ke Volendam wajib coba makanan dari ikan dan seafood. Semuanya enak dan tidak amis sama sekali. Wajib juga cobain keju disana karena jenis keju yang ada disana beragam macamnya. Bentuk keju disana super besar dan mereka akan memotongnya menjadi potongan tipis. Rasa kejunya memang tidak begitu asin tapi tetap enak untuk dimakan langsung. Oiya kentang goreng disana juga enaakk walaupun tidak begitu asin.

Fish & Chips (sausnyaa enaaak)


Seafood Platter

Keju

Hal yang perlu diperhatikan saat berada di Belanda adalah pengguna sepeda. Di Belanda mayoritas penduduknya menggunakan sepeda sebagai transportasi. Saat di Amsterdam, pengguna sepedanya cukup banyak sehingga kami perlu hati-hati jangan sampai menganggu jalannya mereka. Saat berjalan perlu untuk memperhatikan pengguna sepeda yang ada di depan atau belakang. Berada di penyebrangan jalan juga perlu untuk memperhatikan pengguna sepeda. Jangan sampai ketabrak oleh pengguna sepeda. Belanda juga terkenal dengan kanalnya. Jadi saat berjalan di Amsterdam, melewati kanal-kanal. Bahkan ada rumah penduduk yang bisa dicapai dengan menyebrang kanal tersebut. 

Hal yang saya ketahui saat pergi liburan ini adalah betapa tertibnya mereka perihal parkir kendaraan. Di semua negara yang kami datangi rata-rata perihal parkir sangat diperhatikan. Apalagi kami menggunakan bus jadi tempat parkirnya juga khusus. Nah, saat selesai dari satu tempat dan ingin kembali ke bus, bus tersebut tidak bisa menjemput kami di sembarang tempat. Biasanya kami akan berjalan kaki untuk menuju tempat parkir bus dan terkadang cukup jauh. Kami pernah berjalan 20 menit menuju tempat parkir bus. Bisa dipastikan saat liburan ini akan makan makanan dalam jumlah banyak, tapi olahraga kami juga tidak kalah banyaknya 🤣 Serasa kalori yang dibuang lebih banyak daripada yang masuk. Sehabis makan lajut jalan kaki di cuaca yang cukup dingin, sampai bus mulai merasa lapar ingin mengunyah sesuatu 😂 Ini adalah liburan saya yang paling banyak jalan kakinya. Benar-benar kemana-mana hanya jalan kaki dan itu tidak dekat maupun sebentar. Selanjutnya kami akan menuju negara berikutnya, yaitu Jerman.

Teman-teman sudah serasa ikutan keliling secara online kah? 🤣





4 comments

  1. bener banget kalau ngeliat sepeda di Belanda parkir aja bisa rapi, jadi keinget sama parkiran di Indo kalau parkir bisa semrawut :D
    Belanda dulu wishlist aku buat S2 tapi nggak kesampaian hahaha
    Nextnya aja ke Belanda khusus buat jalan-jalan
    Cakep banget sama tamannya, aku penasaran pengen liat langsung bunga tulip disana, kalau disini cuman ngeliat yang versi plastik bunganya, alias beli buat pajangan di vas bunga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa mbaa beda bangeet, disana semua rapihhh parkirnyaa. Disini mah ada celah dikit juga di pake parkir.

      Semoga Mba Ainun bisa segera jalan-jalan ke Belanda yaa apalagi pas musim semi jadi sekalian liat bunga tulip. Cakeep bangeet mbaa, warna warninyaa jugaa cakep.

      Delete
  2. Udaaaaah, aku seneeeeng bacanya. Apalagi kebanyakan eropa Barat itu blm aku datangin 😂. Cuma Jerman Thok kalo eropa Barat.

    Dulu pas temenku traveling eropa 2 bulan, dan mampir Belanda, aku langsung titip kejuuuu Dev. Ya Allah ENAAAAK bgtttt. Rasanya tuh ga terlalu asin dan smokey... Sumpah enaak 😍😍. Jadi memang kalo aku ke Belanda udh pasti mau beli kejuuuuu 😄

    Trus baca ttg anginnya, dah kebayang winternya gimana 😂. Sebenernya yg bikin tubuh ga kuat, itu anginnya sih..kalo suhu 0 dercel sekalipun tp ga ada angin, aku masih fine aja. Cuma kalo ada angin, dahlaah, ga kuat 🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keju nya Belanda emang juaaaraa. Dari semua negara yg aku datangi, rata-rata aku makan keju pas breakfast kan. Keju nya di Belanda ituu enaaak. Iyaa ada smokey nya gituu dan ga terlalu asin. Jadi di gado gitu ajaa enaak.

      Makanyaa mbaa, aku yg anaknyaa ga gitu kuat dingin pas disini sihh mengkeret deehh. Anginnya ampun-ampunan dehh. Mana kita jalan nya menantang arah angin, jadi beraaat bangeet.

      Delete

Halo, salam kenal!

Terimakasih ya atas kesediaannya untuk membaca tulisan ini. Boleh ditinggalkan komennya agar kita bisa berkomunikasi satu sama lain :)

Sampai berjumpa di tulisan-tulisan berikutnya.